Kamis, 07 Maret 2019

Netral Yuk.!

“Nyang gaseh ta peumeuri
 Nyang benci ta peunyata”
Ungkapan diatas menggambarkan bentuk keresahan Milenial atas kondisi kekinian politik Tanah Air yang  semakin                      hari kian menunjukkan  kebangsatan dan kebrengsekan, tidak tahu lagi mana yang benar dan mana yang salah. Disatu sisi penuh dengan intimidasi, ketidakadilan, ketakutan, saling curiga, jauh dari karakteristik masyarakat Indonesia yang ramah dan santun.
Dan disisi lain bahkan terlihat baik, santun, agamis, serta berkomitmen mengsejahterakan rakyat baik melalui swasembada pangan maupun kartu sakti.

Maka dari itu, saya katakan, mari netralitas.! Ayo kawal bersama pesta demokrasi. Bangunlah dirimu, bangunkan orang-orang di sekitarmu, sadarkan mereka dari tipu daya para elit yang sesungguhnya hanya peduli terhadap apa yang akan mereka dapatkan, sebabakbelur apapun wajahmu dihajar pendukung paslon lawan, atau seberapa berat perjuanganmu mendukung paslon impian, toh mereka tidak akan peduli.

Akhirnya siapa pun jagoannya kita hanya bisa menaruh harapan dan metitip salam “Pak, tolong jangan memandang kami rakyat kecil sebelah mata”.