INI ADALAH SURAT MISI KRISTENISASI DI INDONESIA
1 May 2013 | No Comments
(www.baitul-maqdis.com)
SEMUA MUSLIM WAJIB BACA ! DAN SHARE KE YANG LAIN ! PENTING !!!
==============================
===============
INI ADALAH SURAT MISI KRISTENISASI DI INDONESIA
=============================================
PROKLAMASI PERNYATAAN DEWAN GEREJA INDONESIA
” MEGA PROYEK RENCANA KRISTENISASI DI INDONESIA “
Jakarta, 21 Mei 1998
Nomor : 013/SGT – CSIS/V/98…
Lamp. : 1 ( satu ) berkas
Sifat : SANGAT RAHASIA
Perihal : Rencana Kristenisasi di Indonesia
Kepada Yth :1. Para pendeta PGI.
2. Para Pimpinan Wali Gereja.
3. Para Penginjil.
4. Ketua Umum G.M.K.I.
5. Ketua Umum P.M.K.R.I.
6. Para Ketua DEMA UKI.
7. Para Ketua DEMA Atma Jaya.
8. Para Ketua DEMA Sekolah Teologia Kristen Indonesia.
9. Para Jemaat PGI dan Wali Gereja yang terkasih.
10. Pimpinan Redaksi KOMPAS.
11. Pimpinan Redaksi SUARA PEMBAHARUAN.
12. Media Elektronika Radio / TV Swasta Afiliasi Kristen.
di Seluruh Indonesia
* Salam sejahtera dalam Kasih Tuhan, Jesus Kristus. Sebagai pernyataan rasa solidaritas Oikumene dan konsistensi serta eksistensi kita sebagai Ummat Kristiani di Indonesia, yang bergabung dalam wadah yang bernama ” C.S.I.S. ” dan ” SINAR GARUDA TIMUR “, maka kami pemimpin kedua wadah tersebut bergandengan tangan dalam Oikumene menyerukan kepada segenap Ummat Kristiani di seluruh penjuru Indonesia dalam menghadapi tantangan berat dalam masa Reformasi dari “Orang-orang Islam” yang nota bene menggangap kita minoritas.* Setelah memperhatikan sikap dan tindakan-tindakan orang-orang Islam di Indonesia baik yang menjadi Pejabat Tinggi Negara maupun pengusaha dan para ulamanya secara terus menerus ingin menghentikan perkembangan Kristen di Indonesia, apalagi mereka orang-orang Islam sudah mendominasi politik Golkar dan sudah mengendalikan Soeharto sehingga kegiatan mereka makin menjadi-jadi. Soeharto dan antek-anteknya sudah memilih pejabat-pejabat Islam lebih banyak daripada Kristen. Lebih-lebih dengan munculnya tokoh radikal Islam seperti Zainuddin MZ, Amin Rais, Nurcholis Madjid yang tergabung dalam ICMI. Hal tersebut rasanya menyulitkan kita untuk berkembang sebagaimana rencana kita 25 tahun silam. Namun demikian, nuansa baru telah tiba dengan adanya tuntutan REFORMASI dari para mahasiswa yang nota bene sangat menguntungkan kita dalam memperjuangkan kembali misi mulia kita yang sempat terhenti oleh antek-anteknya Soeharto.Dalam era ini, kita harus manfaatkan dengan sebaik-baiknya tiap momentum sehingga reformasi tetap disuarakan oleh mahasiswa sampai tumbangnya Habibie dengan ICMI-nya. Saudara-saudara para gembala yang tergabung dalam Forum Reformasi Mahasiswa Kristen Indonesia (FRMKI), kita harus tetap berjuang dengan memboncengi unjuk rasa mahasiswa untuk agar tujuan kitra tercapai, “Kristen Jaya di Republik Indonesia” seperti periode awal era Soeharto. Sehubungan dengan momentum reformasi yang mulus ini, maka kami telah berkunjung ke Amerika Serikat untuk mendapatkan petunjuk tentang misi kita dalam menjadikan agama Kristen sebagai agama mayoritas penduduk Indonesia dan kalau perlu menghalangi dengan cara apapun untuk memecah belah antara Islam sehingga perkembangan Islam di Indonesia terhenti dan menjadikan mereka golongan minoritas seperti di Filipina, Bosnia, Kosovo, dll.
Dari hasil wawancara kami dengan pemuka agama Kristen Amerika yang duduk di Kongres Amerika dan pengusaha-pengusaha Kristen Amerika, mereka siap membantu kita dengan DANA dan TENAGA untuk menekan pemerintah Habibie sehingga rakyat makin menderita dan terus mengadakan reformasi, kalau perlu kita tiupkan nuansa REVOLUSI, yang nantinya akan dimanfaatkan oleh tokoh-tokoh kita yang pernah menjabat dalam pemerintahan Soeharto, seperti Jendral Benny Moerdani, Mayjen TB Silalahi, Pak Soemarlin, Pak Radius, Pak Moey. Pak Sudrajat, Pak Frans Seda, Pak SAE Nababan, Pak Romo Sandyawan, Pak Mochtar Pakpahan, Pak YB Mangunwijaya, dan tokoh muda kita sdr. Budiman Sudjatmiko, dan sdr. Pius.
Misi mulia kita tetap satu. Kristenisasi Indonesia dalam waktu 25 tahun dengan cara apapun. CIA dalam hal ini turut ini membantu kita, seperti bantuan mereka pada negara-negara lain untuk
mengucilkan negara-negara Islam di seluruh Indonesia dan memecah belah persatuan dan kesatuan Islam. * Program Kristenisasi secara umum diadakan di seluruh dunia di negara-negara Islam dan negara-negara mayoritas Islam, untuk mewujudkan misi mulia sang gembala dalam mendamaikan dunia dalam Kasih Tuhan Jesus Kristus Juru Selamat. Bila Kristen telah menjadi agama mayoritas di seluruh dunia, dunia akan aman dan damai,. Untuk itu, kita harus bersatu dalam OIKUMENE NASIONAL. Dalam mengkristenkan orang-orang Islam di Indonesia. Terutama generasi muda (siswa dan mahasiswa).
Misi kita akan dipantau dan dibantu oleh Amerika dalam bentuk dana dan tenaga (CIA). Harus di upayakan agar misi kita tidak akan terbaca oleh mereka. Seakan-akan tuntutan reformasi murni dari orang-orang (mahasiswa dan pemuda) Islam. Insiden 12 Novemer 1991 di Dili dan peristiwa berdarah di Masjid Tanjung Priok merupakan bukti nyata kekuatan kita. Saudara seiman kita ” Xanana Goesmau ” harus segera dibebaskan agar dapat melanjutkan misinya dalam mengucilkan orang Islam di Dili. Jadi misi kita saat ini bermotifkan ” Reformasi Mahasiswa ” yang kita tumpangi secara tersamar dan ambil manfaat sebaik-baiknya agar tokoh-tokoh Islam tidak lagi mendapat simpati di hati rakyat Indonesia. Kita tonjolkan kedermawanan tokoh-tokoh Kristen untuk mendapatkan simpati rakyat. ” Daftar Hitam ” yang harus diperhatikan amtara lain: Prof. Habibie dengan ICMI-nya, Amin Rais dengan Muhammadiyah-nya, Gus Dur dengan NU-nya, Nurcholis Madjid dengan Islam radikalnya, Emha Ainun Nadjib dengan Budaya Islamnya, Faisal Tanjung, Wiranto, Syarwan Hamid, Yunus Josfiah, dan rekan-rekannya. Tugas Utama kita yaitu mendukung Jendral Tri Sutrisno sebagai Presiden Priode mendatang, karena Pak Tri mudah dipengaruhi dan mudah dikendalikan. Juga orang-orang seperti Moerdiyono, Rudini, Emil Salim, Ali Sadikin, Sarwono, dan rekan-rekannya yang ambisi kekuasaan kita pegang mereka dan selanjutnya lakukan politik memecah belah mereka. Untuk itu tugas kita yang utama ialah menciptakan perselisihan dan pertengkaran antara orang-orang Islam fanatik dan Islam abangan sehingga terjadi perang saudara antara mereka, dengan memberikan sandang-pangan cuma-cuma, besiswa, anak asuh, pekerjaan yang dikelola oleh pengusaha Kristen Pribumi dan keturunan, seperti Sofyan Wanandi, dan Pak Yusuf Wanandi, Pak Salim Sudono, Pak Ciputra, Pak Usman Wibisono, Pak Eka Cipta, yang membantu misi mulia ini.
* Saudara-saudara seiman dalam kasih Tuhan Jesus Kristus, saudara-saudara harus ingat bahwa tugas kita ummat Kristiani adalah tugas mulia, dan harus dilaksanakan oleh setiap ummat Kristiani sejati sebagai wujud nyata kecintaan kita kepada sang Penebus kita, Yesus Kristus, pemberi terang dan tenteram bagi seluruh dunia. Kasih Jesus Kristus Juru selamat kita pasti diberikan kepada kita yang berada di garis terdepan dalam melanjutkan perjuangan Sang Gembala selama hayat kita. Sarana informasi sangat dominan dalam mempercepat upaya kita untuk mewujudlkan peselisihan diantara orang Islam dan menimbulkan kekacauan di masyarakat, sehingga bantuan MF tidak dapat digunakan. Kita manfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya, membonceng reformasi yang lebih keras dan lebih revolusioner sampai pemerintahan Habibie jatuh. Dalam hal ini, media cetak dan elektronika seperti Kompas, Suara Pembaharuan, dan media cetak Kristen lainnya sangat membantu, demikian juga TV swasta yang berafiliasi kepada kita. Lemparkan isue-isue yang sifatnya menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada Habibie cs.
* Rencana selanjutnya yaitu media cetak dan elektronika harus dikuasai oramg-orang kita sehingga dengan leluasa dapat memutarbalikan fakta di masyarakat. Tujuan utama kita menjatuhkan pemerintah Habibie dan ICMI selama-lamanya dari bumi Indonesia. Untuk itu kaum intelektual, pengusaha, dan kaum muda kita, utamanya mahasiswa yang pegang peranan aktif dalam hal ini, teruslah berjuang dan kalau perlu pakai jilbab dan pakai kopiah, berikan salam untuk mengibuli mereka. Budayawan Kristen seperti Pak Chris Pattikawa dan teman-temannya, Ibu Ratna Sarumpaet dengan kawan-kawannya mengikut sertakan artis Islam dalam segala kegiatan untuk melunturkan fanatisme mereka terhadap Islam. Kawini orang Islam dengan tujuan merobah mereka menjadi kristen taat, contohnya Rina Hasyim. Ini tugas mulia kita . Kita harus kuasai pemerintah pusat maupun daerah dan ABRI, jabatan-jabatan penting harus dikendalikan oleh tokoh-tokoh Kristen agar memberikan fasilitas dan segala kemudahan bagi orang Kristen untuk bekerja, sekolah, masuk ABRI, masuk universitas, kenaikan pangkat dan lain sebagainya sehingga suatu saat kita yang dominan di dalam pemerintah di pusat daerah ABRI contoh nyata yaitu Timor Timur, NTT/Kupang, Sulawesi Utara/Menado, dan Maluku/Ambon sudah dikuasi sehingga orang-orang Kristen dapat